Teknologi Powertune System dan Self Tuning Gitar
March 4th, 2008 by aldy-rocker
Gitar yang dapat menyetem dirinya sendiri (
self-tuning guitar ) dipertontonkan kepada publik
London, hari Senin yang lalu. Sebuah instrumen gitar
yang dapat mendeteksi kesalahan nada sebuah dawai gitar
secara otomatis dan langsung mengubah setelan senar
tersebut ke pitch nada yang benar. Alat diciptakan agar
mampu menyimpan enam macam jenis tuning gitar favorit
gitarisnya.
Gitar ini dijuluki Gibson
Robot Guitar. Didemokan oleh Mike Peters, vokalis dan
gitaris dari grup musik The Alarm, band besar dari
Wales di era 1980-an yang terkenal dengan lagu rock
"Sixty-Eight Guns".
Pembuat
gitar ini, Perusahaan Gibson yang berbasis di
Nashville, Tennessee, mengatakan bahwa teknologi yang
digunakan pada instrumen gitar ini akan mengubah
dunia teknologi
gitar sejak saat ini. Teknologi
self-tuning guitar milik Gibson ini merupakan hasil
penelitian selama 10 tahun dan akan mulai dijual dalam
bentuk gitar Gibson seri Les-Paul mulai Jumat
besok.
Self-tuning guitar ini dibandrol seharga
US $2,900 atau sekitar Rp. 26,9 juta di Inggris.
Untuk tahap awal, setiap toko gitar Gibson di seluruh
dunia hanya akan diberi jatah stock 10 buah saja.
Versi perdana ini akan tersedia dalam warna Blue
Silverburst Les Paul model. Versi - versi lain akan
menyusul setelah bulan Januari 2008.
Penemu teknologi ini,
Chris Adams dari Tronical Gmbh, yang terinspirasi
setelah dirinya frustasi karena dirinya harus berulang
kali melakukan manual tuning pada gitarnya,
menggambarkan ide ini sebagai "Mercedes-nya
gitar". Alat auto tuning buatannya ini juga telah
digunakan oleh gitaris Billy Corgan (Smashing Pumpkins)
dan Matt Bellamy (Muse).
Teknologi robotik
yang dibuat oleh Tronical Gmbh bekerjasama dengan
Gibson Guitar Corp. ini memungkinkan Gibson Les Paul
model untuk melakukan tuning sendiri dalam 2 detik.
Bagi gitaris yang hanya membeli teknologi
auto-tuning nya saja sebagai add-on, akan mampu membuat
gitar mereka mengenali pitch. Kemudian prosesor akan
mengarahkan motor penggerak di setiap dawai untuk
mengendurkan atau mengencangkan tegangan dawai
gitar.
Tronical menjual terpisah teknologi add-on
ini sebagai "Powertune System" secara
online $900 tanpa gitarnya. Menurut Tronical, alat
ini dapat dipasang di berbagai jenis gitar elektrik
tanpa meninggalkan cacat.
Gibson dan
Tronical mengatakan teknologi ini
bermanfaat bagi pemain gitar pemula yang masih
kesulitan menyetem dawai gitarnya maupun para
professional yang menginginkan adanya 6 macam tuning
berbeda untuk gitarnya. Tuning yang berbeda dapat
disimpan ke dalam memory alat ini untuk suatu saat
diaktifkan bila dibutuhkan. Alat ini mampu mengenali
dan mennyimpant tuning asli milik gitarisnya hanya
dengan mengenali suara dawai gitar
tersebut.
Untuk mengaktifkan salah satu jenis
tuning, gitaris hanya perlu menarik salah satu knob
gitar, memutarnya ke setelan jenis tuning yang
diinginkan yang ditandai dengan lampu biru, lalu
menekan knob tersebut kembali. Sebuah sinyal elektronik
akan dikirimkan ke dawai gitar dan disampaikan kepada
motor penggerak auto-tuning. Sistim ini digerakkan oleh
sebuah baterai lithium-ion yang dapat diisi
ulang. Penggemar gitar Gibson di antaranya adalah
Slash (Guns N’ Roses),Jimmy Page (Led Zeppelin),
Lenny Kravitz, Eric Clapton, Paul Weller dan Paul
McCartney.(AP/roy)
Links Terkait :
Tronical: http://www.tronical
.com/home
Gibson: http://www.gibson.com/DigitalGuitarNew/gibson
Digital.html